Allah Adalah Kasih dan Sumber Kasih (Kidung Jemaat 434) - Notasi Angka 🎹
Pengaturan
Chord Allah Adalah Kasih dan Sumber Kasih (Kidung Jemaat 434 / KJ 434)
dengan Notasi Angka / Not Angka 🎹
Reff :@b
D Am D D Am D
Al--lah a---da-lah Ka-sih dan Sum-ber ka----sih.
C D Am7 D
Bu--ka----lah ha--ti---mu ba-gi Fir-man-Nya.
Am7 D
FirmanNya:
Bait :@b
D G D
1. Ka--mu da--lam du--ni--a, bu--kan da--ri du--ni--a.
2. Mu--suh----mu ka---si--hi--lah dan ber---do--a ba--gi--nya.
3. Gan-dum ha--rus di--pen-dam, ba--ru ba--nyak bu--ah--nya.
4. Ja--ngan ha--ti---mu gen-tar, ja--ngan bim-bang dan sen-du.
D G D
1. Ka--mu da--lam du--ni--a, bu--kan da--ri du--ni--a.
2. Mu--suh----mu ka---si--hi--lah dan ber---do--a ba--gi--nya.
3. Gan-dum ha--rus di--pen-dam, ba--ru ba--nyak bu--ah--nya.
4. Ja--ngan ha--ti---mu gen-tar, ja--ngan bim-bang dan sen-du.
C D Am7 D
1. A---ku-----lah yg me--mi----kul seng---sa--ra--mu.”
2. A---ku yg men--da--mai---kan seng---ke--ta--mu.”
3. de--mi-----ki--an ka--sih---Ku di da--lam-mu.”
4. A---ku ‘kan be---ser-ta----mu se-----la--ma--nya.”
Lyrics Allah Adalah Kasih dan Sumber Kasih (Kidung Jemaat 434 / KJ 434)
Reff:
Allah adalah Kasih dan Sumber kasih.
Bukalah hatimu bagi FirmanNya. FirmanNya:
Bait 1 :
'Kamu dalam dunia, bukan dari dunia.
Kamu dalam dunia, bukan dari dunia:
Aku yang memikul sengsaramu.â€
Bait 2 :
'Musuhmu kasihilah dan berdoa baginya.
Musuhmu kasihilah dan berdoa baginya:
Aku yang mendamaikan sengketamu.â€
Bait 3 :
'Gandum harus dipendam, baru banyak buahnya.
Gandum harus dipendam, baru banyak buahnya:
demikian kasihKu di dalammu.â€
Bait 4 :
'Jangan hatimu gentar, jangan bimbang dan sendu.
Jangan hatimu gentar, jangan bimbang dan sendu:
Aku 'kan besertamu selamanya.â€
Reff:
Allah adalah Kasih dan Sumber kasih.
Bukalah hatimu bagi FirmanNya. FirmanNya:
Bait 1 :
'Kamu dalam dunia, bukan dari dunia.
Kamu dalam dunia, bukan dari dunia:
Aku yang memikul sengsaramu.â€
Bait 2 :
'Musuhmu kasihilah dan berdoa baginya.
Musuhmu kasihilah dan berdoa baginya:
Aku yang mendamaikan sengketamu.â€
Bait 3 :
'Gandum harus dipendam, baru banyak buahnya.
Gandum harus dipendam, baru banyak buahnya:
demikian kasihKu di dalammu.â€
Bait 4 :
'Jangan hatimu gentar, jangan bimbang dan sendu.
Jangan hatimu gentar, jangan bimbang dan sendu:
Aku 'kan besertamu selamanya.â€